MEMANTAU DENGAN GPS

Di film-film luar banyak cerita tentang penyelidikan intelijen suatu pihak atau mata-mata ke pihak-pihak lain atau malah saling memata-matai satu sama lain. Kemana musuhnya pergi, selalu bisa dilacak dengan GPS. Alat pelacak dipasang di semua barang-barang yang dibawa  sama musuhnya. Pokoknya, si pengintai mau sampai musuhnya itu tidak punya tempat bersembunyi, di mana pun dia berada, pasti langsung dapat dilacak. Kemanapun perpindahanya teknologi GPS bisa langsung menemukannya dengan bantuan satelit. Sebenarnya apa itu yang disebut GPS? Dan bagaimana cara kerjanya dengan satelit?

Pertama, kita cari tahu gimana sih satelit itu?? Manusia sudah banyak  membuat satelit-satelit meluncurkan dan megorbitkanya untuk menjalankan berbagai tugas tertentu. Satelit  buatan manusia ini tersusun dari macam-macam peralatan udah diprogram khusus untuk menjalankan tugasnya selama mengorbit. Ada banyak macam-macam satelit yang ada, misalnya satelit pemantau cuaca yang selalu memonitor keadaan cuaca, dan satelit komunikasi yang dilengkapi penangkap dan pengirim frekuensi sinyal komunikasi. Satelit-satelit inilah yang membantu teknologi GPS.

Dengan gambaran tentang satelit di atas, lalu kita intip sedikit tentang GPS yang sering ada di film-film action yang sering kita tonton, apa sih GPS itu??

GPS Global Positioning System adalah Teknologi yang memerlukan satelit GPS untuk menjalankan sistem radio navigasi dan penentuan posisi suatu titik. GPS memerlukan 24 satelit buatan, kenapa jumlahnya 24? Menurut sumber, karena bentuk bumi yang bulat sehingga semua permukaan dapat terpantau… Jadi kalo digmabarin 24 satelit itu mengorbit di atas bumi seperti ini

Sekarang, kita cari tau sedikit tentang bagaimana GPS bekerja. Sistem GPS didesain untuk memberikan informasi tentang posisi titik atau point dan kecepatan tiga dimensi serta waktu secara kontinu. GPS terdiri dari tiga segmen utama, yaitu segmen angkasa berupa satelit-satelit GPS yang tadi telah dibahas, segmen kontrol  sistem yang berupa pengontrol satelit, dan segmen user yaitu si pemakai GPS. User harus memilki alat-alat penerima dan pengolah sinyal data GPS agar bisa dipantau. Teknologi GPS ini bebas dimanfaatkan oleh siapa saja asal memiliki alat GPS receiver. Sehingga dapat melakukan perhitungan koordinat posisi dirinya berdasarkan data yang ada.

Konsep yang paling dasar untuk penentuan suatu titik dengan GPS adalah dengan pengukuran jarak ke beberapa satelit GPS yang koordinatnya telah diketahui. Untuk penerima sinyal satelit GPS, digunakan dua macam tipe yaitu tipe Navigasi sebagai penentu posisi dan tipe Geodetik untuk possisi dengan ketelitian tinggi.

by: KLUB ELEKTRO SEMA STSN

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: