Pigpen Cipher

PIGPEN CIPHER

Sandi klasik memang saat ini tidak dapat lagi diandalkan untuk menjaga kerahasiaan suatu informasi, karena dapat dengan mudah dianalisis dan dibuka oleh orang-orang yang tidak berhak mengetahuinya. Namun ternyata sandi klasik saat ini masih digunakan dalam berbagai bidang, walaupun bukan untuk merahasiakan informasi penting. Salah satu sandi klasik yang menarik untuk kita ketahui dan kita pelajari adalah sandi pigpen. Sandi ini memang tidak kita dapatkan dalam mata kuliah apapun di kelas, tetapi siapa yang menyangka bahwa sandi sederhana ini pernah digunakan oleh persaudaraan rahasia seperti Freemason atau Rosicrucian. Berikut ini sedikit penjelasan mengenai sandi ini……..

Sandi Pigpen atau yang sering juga disebut masonic cipher , Freemason cipher atau Rosicrucian cipher termasuk dalam sandi substitusi geometrik sederhana. Sandi ini mensubstitusi huruf menjadi simbol, salah satunya seperti di bawah ini

Sandi ini tergolong sangat lemah karena dapat digolongkan ke dalam monoalfabetik substitusi, sehingga hanya dengan menghitung frekuensi kemunculan huruf dengan DFM kita sudah dapat memecahkan sandi ini.

Penggunaan sandi ini pertama kali tidak diketahui dengan pasti, tetapi sejarah mencatat bahwa sandi ini sudah mulai digunakan sejak tahun 1700-an. Variasi dari sandi ini juga digunakan oleh persaudaraan Rosicrucian dan Freemason. Oleh karena itulah sandi ini juga disebut Freemason cipher atau Rosicrucian cipher. Freemason dan Rosicrucian diketahui mulai menggunakan sandi ini sejak 1700-an untuk menjaga kerahasiaan catatan dan ritual yang mereka lakukan. Sandi pigpen ini juga ditemukan sebagai ukiran di batu nisan anggota Freemason. Salah satu sandi ini pada batu nisan yang ditemukan di Trinity Church Cemetery di New York (1697) “Remember death”. Tentara George Washington juga mencatat penggunaan sandi ini oleh tawanan di penjara Confederate saat perang sipil Amerika.

Unsur utama dari sistem sandi pigpen ini adalah garis dan titik. Beberapa sistem menggunakan X, tetapi ini dapat divariasikan menjadi bentuk yang lain.

Variasi dari sandi pigpen yang digunakan dalam permainan komputer Assassin Creed II

Variasi dari sandi Pigpen juga ditemukan dalam novel The Lost Symbol karya Dan Brown, dan buku anak-anak The Trap, yang menjadi nominasi dalam Lancashire Children’s Book of the Year.

Dalam permainan komputer Assassin’s Creed II, sandi ini digunakan untuk menyembunyikan puzzle glyph nomor 10, yang berjudul “Apollo”. Sandi pigpen dalam permainan ini juga banyak digunakan untuk menyembunyikan pesan pada lukisan dan foto. Walaupun tidak berpengaruh dalam jalannya permainan, namun pesan-pesan tersebut dapat memberikan petunjuk rahasia mengenai misteri di balik cerita.(ass)

by Crescendo Club

    • maulana
    • May 26th, 2010

    Thank’s ya…., Good Luck..,
    Programnya Keren.., lanjutkan Programnya…, Kembangkan semangatnya..,

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: